Posted in Pendidikan, Uncategorized

Nilai Moralitas dan Spiritual (Ruhiyah) dalam PendidikanAnak

#الخلافة_التعليم 
#khilafah_education#pendidikan_khilafah

Moralitas merupakan karakteristik yang berhubungan dengan orang dan sifat dalam dirinya. Sejak kecil, anak-anak harus dibesarkan dengan kejujuran, integritas, loyalitas, dan menjaga lisan mereka dari perkataan olok-olok dan tidak senonoh. Mereka harus dibesarkan dengan nilai-nilai yang akan mengangkat mereka dari kehinaan dan sikap yang tidak santun. Anak-anak harus diajarkan bagaimana mengendalikan diri dan emosi mereka, sehingga mereka mampu menyalurkan emosi dan memberikan reaksi dengan berpikir. Jadi jika seseorang menghina atau mengutuknya, dia tidak terburu-buru untuk segera bereaksi dan membalas dendam atas penghinaan tersebut, tapi mampu menenangkan dan mengendalikan dirinya, dan menahan dirinya untuk marah. Abu Huraira meriwayatkan bahwa Rasulullah (saw) mengatakan «لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ» “Orang yang kuat bukanlah ia yang hebat dalm berkelahi; tapi orang yang kuat adalah orang yang mengendalikan dirinya ketika ia marah. “(HR Bukhari & Muslim)

Maka para orang tua harus menjadi panutan dalam hal itu, sehingga ia tidak harus berbohong kepada anak-anaknya dengan dalih untuk membungkam teriakan mereka atau untuk mendorong mereka dalam sesuatu, atau untuk menenangkan kemarahan mereka karena mereka akan belajar untuk berbohong dan meniru perilaku tersebut.

– Sangat dianjurkan untuk mengumandangkan Adzan dan Iqomat di telinga bayi yang baru lahir.
– Mengajarkan anak untuk berdoa sebelum makan, minum dan menggunakan kamar mandi.
– Mengajarkan anak bagian dari Al-Qur’an sehingga ia / dia bisa melakukan shalat pada usia tujuh tahun, seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah (saw):
«مُرُوا أَبْنَاءَكُمْ بِالصَّلَاةِ لِسَبْعِ سِنِينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا لِعَشْرِ سِنِينَ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ»
“Perintahkan anak-anakmu untuk sholat ketika mereka berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka untuk melaksanakannya (sholat) ketika mereka berumur sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” [HR. Ahmad] – Mengajarkan Sirah Nabi (saw) dan sifat beliau kepada anak. Salah satu sahabat berkata: “Biasanya kami mengajarkan kepada anak-anak kita tentang pertempuran Rasulullah sebanyak kami mengajarkan mereka ayat-ayat Al-Quran.”
– Anak-anak juga harus dibesarkan dengan menumbuhkan kesadaran mereka kepada Allah (swt) dalam tindakan dan perilaku mereka, takut kepada-Nya (swt), menaati-Nya, dan menghindari larangan-Nya.

Diambil dari tulisan Ustadzah Najah Sabateen – Yordania, baca selengkapnya di https://t.co/FCOdWds8Wg
Advertisements

Author:

Muslimah Pejuang Syariah & Khilafah | Blogger | Writer | Sedang berjuang menuntaskan amanah sebagai anak, mahasiswa, dan pengemban dakwah. Doakan agar istiqamah. Semoga kita bersua di jannah-Nya..Aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s