Posted in Renungan

USAH LAH KAU BERKELUH KESAH

Sahabat..siapa diantara sahabat yang tak pernah mengeluh, baik kepada teman, orangtua, kerabat, dan semacamnya? Saya yakin diantara kita tidak ada yang tak pernah mengeluh. Kerapkali kita mengeluh karena hal-hal sepele. Misalnya ketika cuaca sedang panas, kita mengeluh karena tidak tahan gerah. Ketika hujan terjadi, kita juga mengeluh perihal cucian yang tak kunjung kering atau halaman yang tergenang oleh air dan seonggok keluhan lainnya.

Sesungguhnya Allah SWT memang telah menciptakan manusia dengan tabiatnya yang suka berkeluh kesah (QS. Al-Ma’arij: 20). Tetapi ketahuilah, berhati-hatilah dengan keluhan. Sebab kadangkala keingkaran kepada Allah SWT berawal dari keluhan. Jika semasa kuliah kita mengusahakan segenap upaya untuk memperoleh nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi dan tidak terkabul, jangan buru-buru mengeluh dan putus asa. Sebab, bisa jadi diantara rangkaian ikhtiar yang kita jalankan kurang bersungguh-sungguh, atau kita terlalu mengandalkan kemampuan diri sehingga lupa berdo’a pada sang pemberi kecerdasan. Jika hal tersebut dirumuskan, jawabannya adalah karena kita kurang tawakkal..hehe

Sekarang coba bayangkan, seseorang datang kepada kita dengan membawa setumpuk keluhan dengan masalahnya yang sebenarnya kecil, tapi dibuat seakan-akan dunia hendak menimpa dirinya. Ketika seseorang itu bercerita panjang lebar mengenai keluhannya, bagaimana perasaan kita? Kasihan? Pasti. Tapi apakah yang dapat kita beri sebagai saudara selain solusi dan nasehat, serta sedikit bantuan untuk meringankan permasalahannya.

Sesungguhnya, tidak ada manusia yang suka jika dia dijadikan objek pelampiasan keluhan terus-menerus. Lain halnya dengan Allah Azza wa Jalla. Allah SWT suka mendengarkan keluhan dan rintihan hamba-Nya meskipun yang kita adukan hanya perihal tali sandal yang putus. Jika kita mengadu pada manusia, mungkin saja jawaban mereka, “Ah..cuma sandal putus kok dibikin repot..” dan seabrek komentar lainnya. Tapi itulah faktanya.

Ketika ditimpa masalah yang menurut kita besar, seperti kemiskinan atau kematian orang tercinta dan semisalnya, kadangkala kita berpikir Allah SWT itu menzhalimi hamba-Nya. Setelah itu kita berprasangka dengan prasangka yang macam-macam terhadap Allah SWT. Kita mengeluhkan perihal qadha (takdir). Dalam waktu yang bersamaan artinya kita telah menganggap Allah zhalim dan tidak adil. Padahal, tidaklah Allah SWT menurunkan ujian atau cobaan kepada tiap hamba melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dalam shalat mungkin sering kita mendengar imam melafazkan kalimat “laa yukallifullahu nafsan illa wus’aha..” Kemana lafaz itu kita bawa setelah shalat bubar?

Benar, Allah tidak akan menurunkan cobaan melainkan sesuai dengan kesanggupan hamba-Nya. Jika diberi ujian yang berat, maka berhusnudzonlah pada Allah SWT. Mungkin itu adalah salah satu cara-Nya untuk menaikkan derajat kita. Atau boleh jadi segala yang ditimpakan kepada kita adalah buah dari kemaksiatan kita di masa lalu. Berhusnudzonlah, sebab seorang mukmin senantiasa akan ditimpa kebingungan, kesedihan, penderitaan bahkan duri yang menempel di tubuhnya adalah untuk membersihkan dosa-dosanya. Hingga pada akhirnya, dia pergi menemui Allah SWT dalam keadaan tanpa dosa.

Boleh jadi, apa yang dalam pandangan kita buruk, itu baik di mata Allah SWT. Namun, apa yang kita sangkakan baik, yang justru sebenarnya buruk di mata Allah SWT (QS Al-Baqarah: 216). Allah SWT hendak meninggikan derajatmu dan membersihkan dosa-dosamu tapi mengapa engkau masih terus mengeluh wahai manusia? Jikapun engkau hendak mengeluh, maka mengeluhlah pada Allah SWT karena hanya Dia yang menyediakan jalan keluar dari setiap permasalahan. Usahlah kau berkeluh kesah pada manusia sebab hanya akan melahirkan kekecewaan.

Advertisements

Author:

Muslimah Pejuang Syariah & Khilafah | Blogger | Writer | Sedang berjuang menuntaskan amanah sebagai anak, mahasiswa, dan pengemban dakwah. Doakan agar istiqamah. Semoga kita bersua di jannah-Nya..Aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s