PERBEDAAN ILMU DAN TSAQAFAH

Ilmu adalah pengetahuan yang diambil melalui cara penelahaan, eksperimen, dan kesimpulan. Misalnya ilmu fisika, ilmu kimia dan berbagai ilmu eksperimental lainnya. Sedangkan tsaqafah adalah pengetahuan yang diambil melalui berita-berita, talaqqiy (pertemuan secara langsung), dan istinbath (penggalian/penarikan kesimpulan). Misalnya sejarah, bahasa, fiqih, filsafat dan seluruh pengetahuan non eksperimental lainnya. Ada juga pengetahuan yang non eksperimental dan berkaitan dengan ilmu, sekalipun pengetahuan-pengetahuan tersebut termasuk dalam tsaqafah. Misalnya matematika dan teknik industri. Pengetahuan-pengetahuan ini kendati tergolong tsaqafah akan tetapi dapat dianggap sebagai ilmu dari segi keberadaannya yang bersifat umum (universal) untuk seluruh manusia, bukan khusus untuk satu umat saja. Demikian juga yang menyerupai industri tetapi tergolong dalam tsaqafah, yaitu yang berhubungan dengan al-hiraf (kerajinan/ketrampilan), seperti perdagangan dan pelayaran. Ini juga dianggap ilmu dan sifatnya umum. Adapun kesenian, seperti fotografi, pahat dan musik termasuk kedalam tsaqafah karena mengikuti persepsi (cara pandang) tertentu, dan ia merupakan tsaqafah yang bersifat khusus.

Perbedaan antara ilmu dan tsaqafah adalah, bahwa ilmu bersifat universal untuk seluruh umat, tidak dikhususkan kepada satu umat saja lalu umat lain tidak berhak; sedangkan tsaqafah sifatnya khusus dan dinisbahkan kepada umat yang memunculkannya, yang memiliki ciri khas dan berbeda dengan yang lain. Misalnya sastra, sejarah para pahlawan, dan falsafat tentang kehhidupan. Kadangkala tsaqafah bersifat umum, seperti perdagangan, pelayaran, dan yang semisalnya. Oleh karena itu ilmu diambil secara universal. Artinya diambil dari umat mana saja, karena ilmu bersifat universal tidak dikhususkan untuk satu umat saja. Sedangkan tsaqafah, maka umat harus (mulai) mempelajari tsaqafahnya sendiri dan jika telah dipelajari, difahami dan telah mengakar dalam benaknya, barulah dia (boleh) mempelajari tsaqafah-tsaqafah lainnya.

Disarikan dari Kitab Syakhshiyah Islam Jilid I Karangan Syeikh Taqiyuddin an-Nabhani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s